Posts Subscribe to InFoGauLComments

Online bookmark Bookmark

Pages

ETIKA PROFESI/BISNIS DR. A. SONNY KERAF


TUGAS ETIKA PROFESI TGL 3 OKTOBER 2012, DIKUMPULKAN MINGGU DEPAN TGL 10 OKTOBER 2011 BESERTA ABSEN HARI INI UNTUK VB DAN VC:

  1. APA YANG DIMAKSUD DENGAN ETIKA, PROFESI DAN ETIKA PROFESI?
  2. APA PERBEDAAN ORANG YANG MELAKUKAN SUATU PEKERJAAN KARENA PROFESI DAN KARENA HOBI?
  3. ETIKA DAN BISNIS TIDAK BISA DIPERSATUKAN, BENARKAH? APA ALASANNYA?
  4. APA PERBEDAAN ANTARA ETIKA, NORMA DAN BUDAYA?
  5. PENDAPAT YANG MENILAI ETIKA SECARA PRAKTIS DAN REALISTIS ATAUPUN IDEAL MEMILIKI DASAR PEMAHAMAN SENDIRI, MANA YANG LEBIH BAIK MENURUTMU? JELASKAN ALASANNYA!







BABI
TEORI-TEORI ETIKA
PENGERTIAN ETIKA:
  1. ETHOS (YUNANI): ADAT ISTIADAT/KEBIASAAN
KEBIASAAN HIDUP YANG BAIK YANG ADA PADA DIRI SESEORANG ATAUPUN SUATU KELOMPOK MASYARAKAT, YANG BERKAITAN DENGAN NILAI-NILAI DAN TATA CARA HIDUP SERTA DIWARISKAN DARI SATU GENERASI KE GENERASI BERIKUTNYA
PENGERTIAN ETIKA
2.      PENGERTIAN ETIKA SECARA UMUM YANG SAMA DENGAN PENGERTIAN MORALITAS (LATIN = MOS = ADAT ISTIADAT/KEBIASAAN). SISTEM NILAI TENTANG BAGAIMANA MANUSIA HARUS HIDUP BAIK SEBAGAI MANUSIA YANG DIINSTITUSIONALISASIKAN DALAM SEBUAH ADAT KEBIASAAN DAN TERWUJUD DALAM POLA PERILAKU YANG AJEK DAN TERULANG DALAM KURUN WAKTU YANG LAMA.







FILSAFAT MORAL
ILMU YANG MEMBAHAS ATAU MENGKAJI NILAI DAN NORMA YANG DIBERIKAN OLEH MORALITAS DAN ETIKA
SECARA SEDERHANA PENGERTIAN KEDUANYA:
  ETIKA ADALAH REFLEKSI KRITISDAN RASIONAL DARI:
            - NILAI DAN NORMA YANG MENYANGKUT BAGAIMANA MANUSIA HARUS HIDUP DENGAN BAIK
            - MASALAH-MASALAH KEHIDUPAN MANUSIA HARUS BERDASARKAN PADA NILAI DAN NORMA-NORMA MORAL YANG DITERIMA UMUM
SECARA SEDERHANA PENGERTIAN KEDUANYA:
  MORALITAS BERISIKAN NILAI DAN NORMA-NORMA KONKRET YANG MENJADI PEDOMAN DAN PEGANGAN HIDUP MANUSIA DALAM SELURUH KEHIDUPANNYA
ADA TIGA NORMA UMUM YANG DITERAPKAN DALAM KEHIDUPAN:
  NORMA SOPAN SANTUN ATAU ETIKET:
            NORMA YANG MENGATUR POLA PERILAKU DAN SIKAP LAHIRIYAH
  NORMA HUKUM:
            NORMA YANG DITUNTUT KEBERLAKUANNYA SECARA TEGAS OLEH MASYARAKAT KARENA DIANGGAP PERLU DAN NISCAYA DEMI KESELAMATAN DAN KESEJAHTERAAN MANUSIA DALAM BERMASYARAKAT.
  NORMA MORAL:
            ATURAN MENGENAI SIKAP DAN PERILAKU MANUSIA SEBAGAI MANUSIA
DUA TEORI ETIKA:
  ETIKA  DEONTOLOGI: (YUNANI=DEON=KEWAJIBAN) MENEKANKAN PADA KEWAJIBAN MANUSIA UNTUK BERTINDAK SECARA BAIK. TINDAKAN DILAKSANAKAN BERDASARKAN KEWAJIBAN TERLEPAS DARI TUJUAN ATAU AKIBAT TINDAKAN ITU (MENEKANKAN PADA MOTIVASI DAN WATAK).
  ETIKA TELEOLOGI:
            JUSTRU MENILAI BAIK/BURUKNYA SUATU TINDAKAN DARI AKIBAT YANG DITUNJUKANNYA
TIGA PRINSIP DALAM ETIKA DEONTOLOGI:
SUATU TINDAKAN DIKATAKAN MEMPUNYAI NILAI MORAL APABILA:
  1. DIJALANKAN BERDASARKAN KEWAJIBAN
  2. DIDASARKAN PADA KEMAUAN BAIK YANG MENDORONG MELAKUKAN KEGIATAN ITU WALAUPUN TUJUANNYA TIDAK TERCAPAI
  3. KONSEKUENSINYA, KEWAJIBAN ADALAH HAL YANG DILAKUKAN BERDASAR PADA SIKAP HORMAT PADA HUKUM MORAL UNIVERSAL



BAB II
BISNIS : SEBUAH PROFESI ETIS?

ETIKA TERAPAN TERBAGI MENJADI DUA YAITU:
  1. ETIKA UMUM :
            NORMA DAN NILAI MORAL, KONDISI-KONDISI DASAR BAGI MANUSIA UNTUK BERTINDAK SECARA ETIS, BAGAIMANA MANUSIA MENGAMBIL KEPUTUSAN SECARA ETIS
  1. ETIKA KHUSUS:
            - ETIKA INDIVIDUAL
            - ETIKA SOSIAL
            - ETIKA LINGKUNGAN HIDUP
ETIKA INDIVIDUAL:
MENYANGKUT KEWAJIBAN DAN SIKAP MANUSIA TERHADAP DIRINYA SENDIRI (PRINSIP INTEGRITAS PRIBADI YANG BERBICARA MENGENAI PERILAKU INDIVIDUAL TERTENTU DALAM RANGKA MENJAGA DAN MEMPERTAHANKAN NAMA BAIKNYA SEBAGAI PRIBADI MORAL
ETIKA SOSIAL:
BERBICARA MENGENAI HAK DAN KEWAJIBAN, SIKAP DAN POLA PERILAKU MANUSIA SEBAGAI MAHLUK SOSIAL DALAM INTERAKSINYA DENGAN SESAMA)

ETIKA LINGKUNGAN HIDUP:
BERBICARA MENGENAI HUBUNGAN ANTARA MANUSIA BAIK SEBAGAI INDIVIDU MAUPUN KELOMPOK DENGAN LINGKUNGAN ALAM YANG LEBIH LUAS DALAM TOTALITASNYA DAN JUGA HUBUNGAN HUBUNGAN ANTARA MANUSIA YANG SATU DENGAN MANUSIA YANG LAINNYA YANG BERDAMPAK LANGSUNG ATAU TIDAK LANGSUNG PADA LINGKUNGAN HIDUP SECARA KESELURUHAN.
ETIKA SOSIAL TERBAGI MENJADI:
  1. ETIKA TERHADAP SESAMA
  2. ETIKA KELUARGA
  3. ETIKA GENDER
  4. ETIKA PROFESI
  5. ETIKA POLITIK
  6. ETIKA IDEOLOGI
PENGERTIAN PROFESI:
PEKERJAAN YANG DILAKUKAN UNTUK MENAFKAHI HIDUP DENGAN MENGANDALKAN KEAHLIAN DAN KETERAMPILAN YANG TINGGI DENGAN MELIBATKAN KOMITMEN PRIBADI (MORAL) YANG TINGGI
PROFESIONAL:
ORANG YANG MELAKUKAN SESUATU PEKERJAAN PURNA WAKTU DAN HIDUP DARI PEKERJAAN ITU DENGAN MENGANDALKAN KEAHLIAN DAN KETERAMPILAN YANG TINGGI SERTA PUNYA KOMITMEN PRIBADI (MORAL) YANG MENDALAM ATAS PEKERJAANNYA.
ORANG YANG MELAKUKAN SUATU PEKERJAAN KARENA AHLI DI BIDANG TERSEBUT DAN MELUANGKAN SELURUH WAKTU DAN TENAGA SERTA PERHATIAN UNTUK PEKERJAAN ITU.
3 HAL YANG MEMBEDAKAN PEKERJAAN SEORANG PROFESIONAL DENGAN HOBI:
  1. PEKERJAAN SEBAGAI HOBI DILAKUKAN DEMI KEPUASAN DAN KEPENTINGAN PRIBADI
  2. PEKERJAAN SEBAGAI HOBI TIDAK ADA DAMPAK DAN KAITAN LANGSUNG YANG SERIUS DENGAN KEHIDUPAN DAN KEPENTINGAN ORANG LAIN
  3. PEKERJAAN SEBAGAI HOBI BUKAN MERUPAKAN SUMBER UTAMA PENGHASILAN DALAM HIDUPNYA
PERBEDAAN HOBI DAN PROFESI:
  HOBI :
            TIDAK ADA KESERIUSAN, KETEKUNAN DAN KEDISIPLINAN YANG TERPOLA DALAM IRAMA YANG PASTI
  PROFESI:
            MENUNTUT KETEKUNAN, KEULETAN, KEDISIPLINAN, KOMITMEN DAN IRAMA KERJA YANG PASTI KARENA PEKERJAAN ITU MELIBATKAN SECARA LANGSUNG PIHAK-PIHAK LAIN
CIRI-CIRI PROFESI:
  1. ADANYA KETERAMPILAN DAN KEAHLIAN KHUSUS
  2. ADANYA KOMITMEN MORAL YANG TINGGI
  3. BIASANYA ORANG PROFESIONAL ADALAH ORANG YANG HIDUP DARI PROFESINYA
  4. ADANYA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
  5. PADA PROFESI LUHUR BIASANYA ADA IZIN KHUSUS UNTUK MENJALANKAN PROFESI TERSEBUT
  6. KAUM PROFESIONAL BIASANYA MENJADI ANGGOTA SUATU ORGANISASI PROFESI
PRINSIP-PRINSIP ETIKA PROFESI:
  1. PRINSIP TANGGUNG JAWAB
  2. PRINSIP KEADILAN (TIDAK MERUGIKAN HAK DAN KEPENTINGAN PIHAK TERTENTU)
  3. PRINSIP OTONOMI (MEMILIKI KEBEBASAN SEPENUHNYA DALAM MENJALANKAN PROFESINYA)
  4. PRINSIP INTEGRITAS MORAL (KOMITMEN PRIBADI UNTUK MENJAGA KELUHURAN PROFESI, NAMA BAIK DAN JUGA KEPENTINGAN ORANG LAIN)
DUA PANDANGAN DAN PENGHAYATAN BERBEDA DALAM RANGKA MEWUJUDKAN MENUJU BISNIS SEBAGAI PROFESI LUHUR:
  1. PANDANGAN PRAKTIS REALISTIS:
PANDANGAN INI BERTUMPU PADA KENYATAAN YANG DIAMATI DAN BERLAKU PADA DUNIA BISNIS SAAT INI. PANDANGAN INI MELIHAT BISNIS SEBAGAI SUATU KEGIATAN YANG MENYANGKUT PRODUKSI DAN PENJUALAN UNTUK MEMPEROLEH KEUNTUNGAN (PROFIT MAKING ADALAH TUJUAN UTAMANYA)
  1. PANDANGAN IDEAL:
MENURUT PANDANGAN INI, BISNIS ADALAH SUATU KEGIATAN YANG MENYANGKUT PRODUKSI DAN PENJUALAN YANG BERTUJUAN UNTUK MEMENUHI KEBUTUHAN MASYARAKAT

SALAH SATU UPAYA UNTUK MEMBANGUN BISNIS SEBAGAI PROFESI YANG LUHUR:
DENGAN MEMBENTUK, MENDUKUNG DAN MEMPERKUAT ORGANISASI PROFESI SEHINGGA BISNIS DAPAT DIKEMBANGKAN SEBAGAI SEBUAH PROFESI YANG LUHUR



BAB III
BISNIS DAN ETIKA
MITOS BISNIS AMORAL (DE GEORGE):
KERJA ORANG BISNIS ADALAH BERBISNIS BUKAN BERETIKA, MELAKUKAN BISNIS SEBAIK MUNGKIN UNTUK MENDAPATKAN KEUNTUNGAN SEHINGGA YANG MENJADI PUSAT PERHATIAN ADALAH BAGAIMANA MEMPRODUKSI, MENGEDARKAN, MENJUAL DAN MEMBELI BARANG DENGAN TUJUAN MEMPEROLEH KEUNTUNGAN YANG SEBESAR-BESARNYA
ADA BEBERAPA ARGUMEN YANG MENDUKUNG PENDAPAT TERSEBUT:
  1. BISNIS ADALAH BENTUK PERSAINGAN YANG MENGUTAMAKAN KEPENTINGAN PRIBADI
  2. ATURAN YANG DIPAKAI DALAM DUNIA BISNIS BERBEDA DENGAN ATURAN YANG DIPAKAI DALAM KEHIDUPAN SOSIAL PADA UMUMNYA
  3. ORANG BISNIS YANG MASIH MEMATUHI ATURAN MORAL AKAN BERADA PADA POSISI YANG TIDAK MENGUNTUNGKAN DITENGAH PERSAINGAN KETAT TERSEBUT
ARGUMEN YANG MENYEBUTKAN BAHWA MITOS BISNIS AMORAL TIDAK SELAMANYA BENAR:
  1. DALAM BISNIS ORANG MEMPERTARUHKAN DIRINYA, NAMA BAIKNYA, KELUARGANYA, SELURUH HIDUPNYA SERTA SEMUA KARYAWAN SEHINGGA MENYANGKUT NILAI-NILAI YANG SANGAT HAKIKAT
  2. BISNIS MERUPAKAN BAGIAN AKTIFITAS MASYARAKAT SEHINGGA MENJADI FENOMENA MODERN YANG TIDAK BISA DIPISAHKAN
  3. HARUS DIBEDAKAN ANTARA LEGALITAS DAN MORALITAS
  4. ETIKA HARUS DIBEDAKAN DARI ILMU EMPIRIS
ILMU EMPIRIS:
SUATU GEJALA DAN FAKTA YANG BERULANG TERUS MENERUS YANG TERJADI DIMANA-MANA DAN MENJADI ALASAN YANG SAH BAGI KITA UNTUK MENARIK SEBUAH TEORI ATAU HUKUM ILMIAH YANG SAH DAN BERLAKU UNIVERSAL
KEUNTUNGAN DAN ETIKA:
  1. TUJUAN UTAMA BISNIS ADALAH MENGEJAR KEUNTUNGAN
  2. TANPA MEMPEROLEH KEUNTUNGAN TIDAK ADA INVESTOR YANG AKAN MENANAMKAN MODALNYA
  3. KEUNTUNGAN MEMBUAT PERUSAHAAN DAPAT BERTAHAN DAN BERKEMBANG SERTA MENGHIDUPI KARYAWANNYA PADA TINGKAT DAN TARAF HIDUP YANG LEBIH BAIK
ARGUMEN YANG MENUNJUKKAN BAHWA UNTUK MEMPEROLEH KEUNTUNGAN ETIKA SANGAT DIBUTUHKAN SANGAT RELEVAN DAN MEMPUNYAI TEMPAT YANG SANGAT STRATEGIS:
  1. PARA PELAKU BISNIS DITUNTUT UNTUK PREFESIONAL DIBIDANGNYA YANG MEMPERLIHATKAN KINERJA BUKAN HANYA BISNIS, MANAJERIAL DAN TEKNIS MURNI MELAINKAN JUGA ASPEK ETIS
  2. CUSTOMER IS THE KING
  3. SISTEM PASAR TERBUKA DENGAN PEMERINTAH YANG BERSIFAT NETRAL TAK BERPIHAK TETAPI EFEKTIF, MENJAGA HAK DAN KEPENTINGAN SEMUA PIHAK AGAR TERJAMIN
  4. PERUSAHAAN MODERN MENYADARI BAHWA KARYAWAN ADALAH SUBJEK UTAMA DALAM BISNIS YANG MENENTUKAN BERHASIL ATAU TIDAKNYA PERUSAHAAN SEHINGGA HARUS DIPENUHI HAK DAN KEWAJIBANNYA, BUKAN DIEKSPLOITASI TENAGANYA
TUNTUTAN BISNIS MODERN:
BERSIKAP PROAKTIF DAN BUKAN REAKTIF
PROAKTIF ARTINYA BERUSAHA SEJAUH MUNGKIN UNTUK MENCEGAH TIMBULNYA HAL-HAL YANG MERUGIKAN KEPENTINGAN BISNIS BAIK JANGKA PENDEK ATAUPUN JANGKA PANJANG
MEPANGAPA MASIH ADA PRAKTEK BISNIS YANG MELANGGAR NILAI MORAL:
  1. TIDAK SEMUA ORANG BERSIH SERTA MEMILIKI ETIS DAN MORAL DALAM BERTINDAK
  2. PRAKTEK BISNIS YANG TIDAK FAIR, TIDAK BAIK DAN TIDAK ETIS SERING TERJADI KARENA ADANYA PELUANG DARI SISTEM EKONOMI DAN POLITIK
  3. PRKATEK BISNIS YANG MELANGGAR NORMA DILAKUKAN KARENA PELAKUNYA DALAM KEADAAN TERPAKSA
SASARAN DAN LINGKUP ETIKA BISNIS:
  1. ETIKA PROFESI MEMBAHAS PRINSIP, KONDISI DAN MASALAH YANG TERKAIT DENGAN PRAKTEK BISNIS YANG BAIK DAN ETIS
  2. SASARAN ETIKA BISNIS ADALAH UNTUK MENYADARKAN MASYARAKAT BAHWA ADA HAK DAN KEPENTINGAN MEREKA YANG TIDAK BOLEH DILANGGAR OLEH PRAKTEK BISNIS APAPUN
  3. SISTEM EKONOMI YANG SANGAT MENENTUKAN ETIS TIDAKNYA SUATU PRAKTEK BISNIS



BAB V
ETIKA UTILITARIANISME DALAM BISNIS

  Teori atau aliran etika yang mempunyai relevansi yang sangat kuat untuk dunia bisnis, yaitu utilitarianisme
  Jeremy Bentham (1748-1832) : bagaimana menilai baik buruknya suatu kebijaksanaan sosial politik, ekonomi, dan legal secara moral
Kriteria dan Prinsip Etika Utilitarianisme:
  Ada 3 kriteria objektif yang dapat dijadikan dasar objektif sekaligus norma untuk menilai suatu kebijaksanaan atau tindakan
  1. Kriteria manfaat, yaitu bahwa kebijaksanaan atau tindakan itu mendatangkan manfaat atau kegunaan tertentu
  2. Kriteria manfaat terbesar, yaitu bahwa kebijaksanaan atau tindakan itu mendatangkan manfaat  terbesar (atau dalam situasi tertentu lebih besar) dibandingkan dengan kebijaksanaan atau tindakan alternatif lainnya
  3. Kriteria ketiga menyangkut pertanyaan mengenai manfaat terbesar untuk siapa, untuk saya atau kelompokku, atau juga untuk semua orang yang terkait, yang terpengaruh dan terkena oleh kebijaksanaan atau tindakan
  Atas dasar ketiga kriteria tersebut, etika utilitarianisme mengajukan tiga pegangan :
  1. Suatu kebijaksanaan atau tindakan adalah baik dan tepat secara moral jika dan hanya jika kebijaksanaan atau tindakan itu mendatangkan manfaat atau keuntungan
  2. Diantara berbagai kebijaksanaan atau tindakan  yang sama baiknya, mempunyai manfaat terbesar adalah tindakan yang paling baik
  3. Diantara kebijaksanaan atau tindakan yang sama-sama mendatangkan manfaat terbesar, kebijaksanaan atau tindakan yang mendatangkan manfaat terbesar bagi paling banyak orang adalah tindakan yang paling baik.







0 komentar:

Poskan Komentar

 

Follows

Blogroll

Traffic Info